Mana Yang Lebih Bagus STAN Atau STIS

Semua sudah pernah mendengar STAN kan? Perguruan tinggi kedinasan yang setelah lulus langsung jadi PNS. Namun bila berbicara mengenai PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) yang setelah lulus bisa jadi PNS bukan hanya STAN saja, masih ada STIS.

STIS atau Sekolah Tinggi Ilmu Statistika adalah PTK yang sama seperti STAN, setelah lulus bisa mendapat kesempatan mengabdi kepada negara. Dibawah ini ada ulasan sesikit yaitu semua tentang STIS.



Menurut Wikipedia Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV, yang dikelola oleh
Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958, memberi kesempatan lulusan sekolah menengah umum jurusan IPA untuk dididik menjadi ahli statistik. STIS merupakan lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.

Di STIS ada 2 jurusan, yaitu jurusan Statistik dan jurusan Komputasi Statistik.

Nah,untuk kamu yang kurang suka dengan hitung-hitungan namun memiliki berbakat di pemrograman lebih baik masuk ke jurusan Komputasi Statistik.

Apa Keuntungan Masuk STIS?


A. Setelah lulus bisa langsung jadi Pegawai Negeri.

Setelah nanti kamu lulus nanti kamu akan jadi PNS golongan III a
Kamu nanti akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a (sesuai peraturan yang berlaku), untuk selanjutnya ditempatkan di cabang BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Perlu diketahui bahwa jalur ikatan dinas STIS itu wajib bekerja di lingkungan BPS seluruh Indonesia sesuai penempatannya selama masa ikatan dinas, yaitu dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.

B. Biaya Kuliah Gratis

Selain itu jika kamu kuliah di STIS tidak perlu memikirkan biaya kuliah seperti biaya ulangan semester dan lain sebagainya karena semua biaya kamu akan di bebaskan alias gratis.

C. Beasiswa S2 dan S3 di dalam dan luar negeri

Ini yang jadi nilai lebih dari STIS yaitu BPS ternyata bekerja sama dengan banyak pihak penyelenggara beasiswa baik di dalam negeri maupun di luar negeri, jadi bila kamu berminat melanjutkan studi tidak akan kesulitan karena sudah di fasilitasi.

D. Uang Tunjangan Ikatan Dinas

Di STIS kamu akan mendapat tunjangan sebesar Rp .1.000.000/bulan.
Uang ini disebut Tunjangan Ikatan Dinas atau uang saku, setiap mahasiswa akan diberikan tunjangan melalui transfer ke rekeningnya, dan tentunya bebas mau digunakan untuk apapun keperluannya.

Lulusan STIS Jadi Apa?


Nanti setelah lulus akan bekerja di BPS kelak. BPS itu apa? Badan Pusat Statistik.

Nantinya lulusan dari STIS akan ditempatkan di seluruh Indonesia. Yang artinya, akan ada yang ditempatkan dari Sabang sampai Merauke.

Maka sedari sekarang jika kamu berminat masuk ke sana mulailah diskusikan hal ini sejak sekarang kemungkinan ini dengan orangtua. Karena tanpa ijin dan restu darinya semua keinginan tidak bisa terwujud.

Entah apa yang ada di bayangan mereka semua tentang iming-iming setelah lulus nanti menjadi PNS.

Tetapi perlu diingat bahwa jika alumni dari STIS nanti tidak melulu bekerja dibawah ruang mewah yang ber-AC dan dapat bersantai.

Pekerjaan lulusan STIS di BPS adalah pekerjaan yang menuntut untuk memiliki kemampuan yang baik untuk berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

Gaji Lulusan STAN vs STIS?


Untuk urusan gaji, BPS juga sudah berproses ke renumerasi pada 2015, itu berarti gaji lulusan STIS tidak kalah dengan lulusan STAN.

Ya bisa di katakan kalau dalam hal gaji itu bisa imbang dengan lulusan STAN atau mungkin bisa melebihi.

Pilih STAN apa STIS?


Menurut saya pribadi, keduanya bagus bagi yang mampu membiayai hidup sendiri bisa kuliah di kedua perguruan tinggi tersebut, namun bagi yang merasa masih butuh bantuan uang dari orang tua lebih baik dipikirkan kembali matang-matang karena lokasinya baik STAN maupun STIS berada di metropolitan.

Saran saya pribadi kalau memilih STIS lebih bisa menjamin keperluan hidup selama kuliah dan memenuhi fasilitas pembelajaran yang dibutuhkan. Banyak mahasiswa/i STIS yang sudah tidak bergantung pada kiriman orang tua karena bisa menyisihkan uang sendiri, bahkan ada yang bisa menyisihkan uangnya untuk dikirim ke keluarga.

Jalur Undangan STIS?


Perlu kamu ketahui bahwa selain membuka pendaftaran lewat jalur reguler, mendaftar ke STIS juga bisa lewat jalur undangan lho. Namanya adalah PMDK atau Penelusuran Minat Dan Kemampuan.

Penilaian jalur undangan di STIS itu tidak jauh beda dengan jalur undangan di SNMPTN, keduanya sama-sama menggunakan nilai raport kamu selama di SMA.

Jalur PMDK di khususkan pada mereka putra/putri dari daerah yang mempunyai prestasi akademik bagus namun karena keterbatasan biaya tidak bisa mendaftar.

Selanjutnya yang diterima di STIS lewat jalur undangan akan diberikan kesempatan nanti setelah lulus bisa ditempatkan di daerah asalnya untuk bisa membangun daerahnya.

Tidak Boleh Mendaftar Dua-Duanya?

Jika kita melihat pada peraturan yang berlaku, memang seperti itu. Setiap orang hanya bisa mendaftar di satu PTK saja.

Misalnya kamu tertarik melanjutkan studi ke STAN, tapi orangtua menyarankan daftar STIS saja, lalu kamu daftar dua-duanya. Hal ini tidak diperbolehkan. Harus memilih salah satu, kalau STAN ya berarti tidak ada kesempatan mendaftar ke STIS.

Jadi kamu harus benar-benar memilih mau mendaftar di STAN atau di STIS sebelumnya. Pilihlah berdasar pertimbangan kamu yang matang, jangan terburu-buru. Jangan lupa diskusikan dahulu hal ini dengan orangtua. Biasanya merekalah yang tahu persis tentang kamu, apa bakat dan minat, dan semua itu mereka tahu, maka saran dari mereka tentu sangat berarti dalam menentukan pilihanmu.

Ada program S2 ?


Oh iya, Di STIS sudah ada program baru S2. STIS mulai membuka program S2 pada tahun 2016. Ini tentu akan membuat para lulusan STIS bisa melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal itu juga tentu akan membuka peluang karir setelah lulus S2 menjadi sangat menjanjikan.

Penempatan Lulusan STIS?


Sama seperti di STAN, kamu punya peluang untuk ditempatkan di seluruh Indonesia. Namun seperti penjelasan di atas bahwa mahasiswa/i yang mendaftar lewat jalur undangan dan yang memiliki prestasi bisa saja ditempatkan di pusat atau di daerah asalnya.

Bagaimana, tertarik kuliah di STIS?

Kalau Kamu punya pertanyaan seputar dunia perkuliahan, silakan ajukan pertanyaan di kotak komentar, barangkali saya bisa membantu. Komentar Kamu akan muncul setelah disetujui.

Click to comment